Surabaya dalam Pelukan Kerinduan dan Harapan, Observasi dari Terminal Bungurasih hingga Masjid Al-Akbar

 

Suasana  pemudik di pintu keluar terminal bungurasih

Surabaya - Aktivitas menyambut hari kemenangan di Jawa Timur terlihat jelas melalui dua gambar yang berbeda, kepadatan arus mudik dan keindahan prosesi ibadah. Dari keramaian terminal hingga ketenangan pelataran masjid, Surabaya merayakan Idulfitri dengan berbagai warna.

Suara langkah kaki yang cepat dan tumpukan barang bawaan menjadi panorama yang terlihat di Terminal Bungurasih. Semangat masyarakat untuk bertemu dengan keluarga di kampung halaman terlihat sangat tinggi pada Jumat, 20 Maret 2026, di sore hari. Andi Ismail melaporkan bahwa kawasan pintu keluar terminal dipenuhi oleh banyak orang yang bersiap untuk melakukan perjalanan jauh. Kerumunan ini tidak hanya sekadar menunjukkan kepadatan transportasi, melainkan juga merupakan wujud kuatnya tradisi pulang kampung yang tetap dipertahankan.

Menjelang pagi hari kemenangan, suasana menjadi lebih tenang dan penuh rasa hormat. Pada Sabtu, 21 Maret 2026, di pagi hari, Masjid Al-Akbar Surabaya menjadi tempat berkumpul bagi ribuan umat Islam yang ingin melaksanakan ibadah salat Id. Ribuan jemaah memenuhi setiap sudut area masjid, menciptakan suasana kebersamaan yang sangat kuat. Di bawah kubah besar tersebut, doa-doa dipanjatkan dengan khusyuk, menandai selesainya bulan suci dengan semangat persaudaraan yang tulus.

Perayaan Idulfitri di Surabaya tahun ini mencerminkan perjalanan yang panjang, baik secara fisik melalui perjalanan mudik maupun secara spiritual melalui rasa syukur di hari yang fitri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswi UBHARA Sampaikan Informasi Perguruan Tinggi ke MA Darul Ulum Waru

Melestarikan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya

Mahasiswi Putri Coba Tantangan Sehari Tanpa Gadget, Temukan Ketenangan di Dunia Nyata